Sabtu, 24 Maret 2012

'hendra kecil' pemecah rekor


Modif Yamaha Mio, 2010 (Jakarta)

Yamaha Mio, Joki Baru Pecahkan Rekor Super FFA

Dulu Yamaha Mio ini dibesut joki lawas tim drag bike Tomo Speed Shop. Macam Syaiful Cibef, M. Ramzi dan Imam Ceper. Cuma posisi 2 atau lebih. Tapi, dibetot Muhamad Hendra ‘kecil’ Dely, pecahkan rekor baru di 2 kelas sekaligus. Super FFA matik dan Super FFA pada Drag bike TDR YSS Comet DID 2011 di Jogja.

Meski baru 13 tahun, Hendra yang event ini baru gabung di Tomo Speed Shop bikin geger balapan. Pasalnya, 2 rekor baru langsung dipecahkan dengan waktu 7,040 detik kelas super FFA matik dan 7,055 detik kelas super FFA.

“Ada 3 hal yang bikin rekor baru tercipta. Pertama bobot Hendra cuma 27 kg, lebih ringan dari ketiga pembalap saya. Kedua, dia pintar saat start, meskipun alat untuk start termasuk susah. Ketiga, pilih skubek bore up 300cc dan bukan 350cc,” aku Utomo Tjioe alias Tomo bos Tomo Speed.

Pun begitu, Tomo tidak memberikan setingan mesin Mio bore up 300 cc untuk Hendra lebih galak di putaran bawah. Jusrtu sebaliknya, dengan bobot joki ringan power mesin dimaksimalkan mulai putaran tengah ke atas.

“Kalau galak di putaran bawah, dengan bobot joki ringan takutnya gak bisa kontrol gas. Ban gampang sliding yang dapat menyebabkan hilangnya waktu,” imbuh Tomo yang mengaku pasang rasio kompresi 11 : 1.

Rasio kompresi tak terlalu tinggi buat kejar putaran tengah ke atas, didapat dari piston diameter 66 mm LHK forging yang dicustom ulang kepalanya. Kata Tomo, piston asli rata itu dibikin agak membumbung dan dibuatkan coakan payung klep.
Selain atur ulang kubah, posisi piston yang terhubung setang piston asli (57,9 mm) dan geser stroke 14mm (jadi 86mm), dibikin agak mendam sekitar 2 mm setelah paking silinder bawah diganjal paking almu setebal 3,5cm.

Lalu volume silinder murni 294cc itu disuplai gas bakar karbu NSR SP reamer 34mm dengan setingan spuyer 135/45. Cuma biar debit gas bakar yang masuk dan sisa gas bakar dilepas sesuai kebutuhan mesin, aliran masuk dan buang diatur kem ubahan produk aftermarket.

Secara teknis, pemilik speed shop di Bendungan Jago Raya No. 6-7, Kemayoran, Jakarta Pusat ini mengaku tidak tahu persis ukuran yang tepat berapa derajat durasi dan LSA kem yang dipakai di motornya. Cuma sebagai patokan, tinggi lift kem yang pernah diukur jaraknya ada sekitar 27mm dengan lebar pinggang bubungan 19mm.

“Yang paling baru, diameter payung klep in 34mm dengan diameter batang 5mm dan klep ex 30mm dengan diameter batang 4,5mm bahannya stainless merek SPS. Selain lebih ringan, saat panas enggak gampang berubah bentuk. Performa juga tetap terjaga,” aku Tomo yang gunakan knalpt TSS buat lepas sisa gas bakar.

Ajib bener…   (motorplus-online.com)

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 45/90-17
Ban belakang : Eat My Dust 50/100-17
Roller: LHK 11 gram
Kampas ganda : LHK
CDI            : Sepco

tercepat dragbike surabaya


Modifikasi Yamaha Mio, 2010 (Jakarta)

Yamaha Mio, Tercepat di SBY!

Yamaha Mio milik Tomo Speed Shop (TSS) ini pernah tampil sebagai yang tercepat pada pentas drag bike di Surabaya, Jawa Timur. Ketika itu catatan waktunya 7,085 detik digeber Saipul Cibef. Namun ketika di Jogja lalu 7,106 disemplak Tony Cupank juara 2 kelas FFA matik.

Korekan mekanik Thailand ini sudah mengusung spek baru. “Seperti kruk as kerbau yang sudah punya stroke 86 mm,” jelas Tomo yang bos TSS itu.

Dipadukan dengan piston 69 mm merek LHK. “Jadinya kapasitas silinder bisa dihitung, yaitu hanya 321 cc,” terang Tomo yang memang bermuka terang dari tokonya di Jl. Bendungan Jago Raya, No. 6-7, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Untuk kepala silinder juga sudah menggunakan spek terbaru. Mengusung klep isap 35 mm dan buang 31 mm. Sedang spek lama klep isap 34 dan buang 30 mm, sama dengan kelas 300 cc.

Menurut Tomo, ruang bakarnya dibuat model dome. Rasio kompresi sekitar 12 : 1, cukup untuk trek 201 meter

Untuk suplai gas bakarnya, dirasa cukup menggunakan karburator PE 28 yang direamer abis. Lubang venturi dibabat abis sampai 34 mm. Main-jet menggunakan 135 dan pilot-jet 45.

Untuk puli depan pakai dari Yamaha Fino satu set berikut roller. Sedang puli belakang masih dipertahankan standar. “Hanya kampas kopling LHK dan per CVT 2.000 rpm,” jelas Tomo yang mau melepas Mio ini Rp 70 juta.

Piston Forging

Di soal pemilihan piston, juga dipilih produk yang lebih ringan namun lebih kuat. Oleh mekanik Thailand, juga sudah diseting menggunakan piston buatan LHK. Kelebihan piston ini sudah diproses dengan sistem forging. Sehingga dengan begitu, dinding liner bisa dibuat tipis namun kuat.

Melalui sistem forging juga membuat piston alias seher itu  jadi lebih enteng. Juga mampu menambah tenaga jadi lebih jreng. Apalagi ring seher juga cukup kecil, sehingga ringan gesekan dan tidak banyak mengurangi tenaga motor.

Sistem forging juga memungkinkan badan piston bisa dibuat kecil. Bagian yang bersinggungan dengan dinding liner jadi sedikit. Semakin sedikit juga mengurangi gesekan dengan boring.

Menurut Tomo, desain piston mirip kepunyaan Yamaha YZF. Dimensinya yang tidak tinggi pula sudah dipadukan dengan badan piston yang tidak begitu lebar. Untuk motor drag  yang harus menempuh waktu singkat, aplikasi ini dirasa sangat cocok. Apalagi piston memang tidak perlu ketahanan, karena hanya menempuh jarak 201 meter.

CC Lebih Kecil

Kapasitas silinder atau cc yang dimiliki Yamaha Mio milik Tomo Speed Shop (TSS) ini memang lebih kecil. Itu jika dibanding Mio milik Miekel Tjanjanto dari MC Racing yang juara 1.

Kalau Yamaha milik MC Racing menggunakan piston diameter 71 mm dengan volume silinder 340 cc. Sedangkan milik TSS diameter piston hanya 69 mm, dengan kapasitas silinder yang hanya 321 cc.

Perbedaan diameter silinder namun tidak di soal stroke atau langkah piston. Sama menggunakan kruk as kerbau terbaru punya stroke 86 mm.

Untuk perbedaan lain ada pada sistem pengapian terutama CDI. Kalau milik MC Racing masih mengusung CDI milik Yamaha Nouvo dengan kode 1P7.

Sedangkan CDI yang dipakai di Mio TSS ini adalah milik Mio lama. “Kodenya Sepco, sebelum keluar CDI Mio label Moric,” tunjuk Tomo. (motorplus-online.com)

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Eat My Dust  45/90-17
Ban belakang : Eat My Dust 60/80-17
Knalpot : TSS
Pelek belakang : Comstar 1,20x17
TSS : (021) 935-279-58

mio tomo speed shop (TSS)



Yamaha Mio geberan Imam Ceper dari Tomo Speed Shop (TSS) pegang rekor tercepat saat ini. Tembus 07,166 detik di event Race War Drag Bike Seri 2 2011 di Harapan Indah, Bekasi (4/5) lalu.

Bukan cuma paling kencang di kelas matik 300 cc, juga paling ngacir di semua kelas yang diadakan. “Ini bisa dibilang rekor,” senang Tomo yang bos TSS dari Jl. Bendungan Jago Raya No. 6, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Padahal menurut Tomo, besutannya itu hanya 294 cc. Tapi, bisa mengalahkan catatan waktu peserta di kelas FFA 350. Kata Tomo, mesin bikinan mekanik Thailand ini menggunakan piston LHK diame-ter 66 mm. Dan biar torsi enggak lemes, stroke naik jadi 86 mm. Itu setelah pen kruk as maju 14 mm.

“Penyesuain boring bukan cuma diganti lebih panjang. Bagian bawah blok silinder diganjal paking aluminium 3,5 cm. Dan mengganti baut pegangan blok mesin jadi lebih panjang,” lanjut Tomo.

Kini bisa dihitung, sehingga kapasitas mesin bisa diketahui. Menggunakan rumus volume silinder, dari diameter 66 mm dan stroke 86 mm jadinya 294 cc.

Sedangkan ubahan yang dilakukan pada head silinder juga mirip seperti dilakukan mekanik umumnya. Pakai klep punya lingkar payung 34 mm (in) dan 30 mm (out) batang 5,5 mm merek EE5.

Karena joki masih anak-anak, kem tidak terlalu ekstrem. “Diseting putaran bawah tidak terlalu galak, tapi di rpm atas bisa lebih ketangguhan,” jelas Tomo.

Suplai bahan bakar juga sederhana. “Seperti ketika bertarung di Bekasi kemarin, menggunakan karbu Keihin 28 yang direamer jadi 32 mm. Lalu pakai main-jet 135 dan pilot-jet 45,” urai Tomo yang berkacamata itu.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 45/90-17
Ban belakang : Vee Rubber 60/80-17
Pelek : Comstar 120/40
Dinamo starter : Mitsuba KLX250
Rasio : 17/39
Roller : 12 gram

Sabtu, 10 Maret 2012

this is REGGAE

kalo postingan sebelumnya kan khusus yang JAMICA, nah kalo yang ini campuran. thanks


1. mirip pacarku - cozy republik



2. bidadari - cozy republik


3. hitam putih - cozy republik


4. hilang - gangstarasta



5. gili trawangan - richard n d'gillis


6. paris hilton - richard n d'gillis


7. terdiam - richard n d'gillis


8. kulit kacang -  richard n d'gillis


9. hanya ingin pulang - souljah


10. bersamamu - souljah


11. tak selalu - souljah


12. ku ingin kau mati saja - souljah


13. sudah-sudahlah - souljah


14. semua sama - steven coconut


15. sangat menyenangkan - steven jam


16. goodbye anjing - steven coconut


17. bagaikan langit - steven coconut


18. menari - steven jam


19. kembali - steven coconut


20. just the way you are - sammy T


jamica

halo bloggers, sorry nih udah jarang update maklum orang sibuk wkwkwk skrng mau nge post lagu lagunya  JAMICA nih group band kesukaan gua. check this yoo 


1. jangan anggap mimpi ini cuma angan angan


2. jakarta minggir kali

3. kumaha sia

4. terkutuk cintamu

5. katakan cintamu

my favorite : 1111 (seribu seratus sepuluh satu)

7. lagu cinta

8. rastavariana

9. pestanya bubar

10. follow me you'll happy

11. I.M.U.I.N.U.I.L.O.V.E.U

11. lost in papua

12. A C I